Siswa SMP PGII 1 Bandung mengikuti Asesmen Nasional (AN) 2021

Asesmen Nasional (AN) digulirkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, hal ini dilakukan untuk upaya perubahan paradigma terkait evaluasi pendidikan di Indonesia, yang sebelumnya bentuk evaluasi dengan Ujian Nasional (UN).

Siswa SMP PGII 1 Bandung mengikuti Asesmen Nasional (AN)
Peserta Asesmen Nasional (AN) Tahun 2021 dari SMP PGII 1 Bandung didapat berdasarkan random (diambil secara acak) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), melalui http://biounsmp.kemdikbud.go.id/ yang merupakan peserta didik aktif di SMP PGII 1 Bandung dan ditetapkan dalam web resmi AN di situs https://anbk.kemdikbud.go.id/ (Daftar Nominatif Tetap-DNT).

Jumlah peserta didik yang diikutkan dalam Asesmen Nasional (AN) tahun ini sebanyak 50 orang, terdiri dari 45 orang peserta utama dan 5 orang peserta cadangan. Pengawas Ruang sebanyak 6 orang yang berasal dari 4 sekolah lain, yaitu SMP Negeri 19 Bandung, SMP Nasional dan SMP Kemah Indonesia 4.

Alhamdulillah, Asesmen Nasional (AN) hari ini berjalan dengan lancar, tertib dan sukses. Semua peserta hadir tepat waktu, diikuti pula para panitia penyelengara, proktor, teknisi dan pengawas silang dari sekolah lain yang bertugas mengawas di SMP PGII 1 Bandung, dengan tetap melaksanakan prototol kesehatan. Di hari pertama ini SMP PGII 1 Bandung mendapat kunjungan Pengawas Pembina Sekolah, Ibu Neni Suharjani dan Ibu Novi dari Dinas Pendidikan Kota Bandung, untuk melaksanakan monitoring.

Asesmen Nasional (AN) berlangsung mulai dari hari Senin-Selasa, 4 dan 5 Oktober 2021, dimulai dari pukul 07.30-09.40 WIB untuk Sesi 1. SMP PGII 1 Bandung alhamdulillah dapat melaksanakan 1 sesi mengingat keberadaan perangkat komputer (client) memenuhi untuk melaksanakan AN dalam satu sesi, sehingga pelaksanakan selesai serentak dalam satu waktu.

Apa itu Asesmen Nasional ?
Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Untuk Apa Asesmen Nasional dilakukan ?
Asesmen Nasional 2021 merupakan pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program keseteraan jenjang sekolah dasar dan menengah. Perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian murid secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Asesmen Nasional terdiri dari tiga bagian, yakni:

  1. Asesmen Kompetensi Minimum, yakni mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif. 
  2. Survei Karakter, yakni mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.
  3. Survei Lingkungan Belajar, yakni mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran. 

Semoga pendidikan menjadi lebih baik yang dapat mengantarkan masa generasi masa depan yang unggul duniawi dan ukhrawi yang mampu memajukan dan meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia dan menjadi negara senantiasa dalam lindungan dan mendapat ridha Allah SWT. Aamiin.

Sumber :
https://anbk.kemdikbud.go.id/
https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/an/

Galeri

Sumber: Bidang Kurikulum    Tanggal: 04 -10 -2021   Hits: 145
Tags: Asesmen nasional, AN 2021, anbk, pusmenjar, evaluasi Pendidikan, akm, literasi, numerasi, karakter, survey lingkungan belajar