MUHASABAH

141. (yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu (hai orang-orang mu'min). Maka jika terjadi bagimu kemenangan dari Allah mereka berkata : "Bukankah kami (turut berperang) beserta kamu ?" Dan jika orang-orang kafir mendapat keberuntungan (kemenangan) mereka berkata : "Bukankah kami turut memenangkanmu [363], dan membela kamu dari orang- orang mu'min ?" Maka Allah akan memberi keputusan di antara kamu di hari kiamat dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman. [363] Yaitu dengan jalan membukakan rahasia-rahasia orang mu'min dan menyampaikan hal ihwal mereka kepada orang- orang kafir atau kalau mereka berperang di pihak orang mu'min mereka berperang dengan tidak sepenuh hati.

An Nisaa (4) ayat : 141

Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Bersama Ustd. Agus Al Muhajir

Al-Isra' Ayat 1

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Alquran itu sebagai penerangan, sebagai petunjuk, sebagai pelajaran, sebagai pedoman, dan sebagai bimbingan termasuk di dalamnya mencantumkan banyak peristiwa penting, salah satunya adalah Peristiwa Isra Mi’raj.

Peristiwa Isra Mi’raj menjadikan kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan hidayah dari Allah.

Terdapat 3 hal yang kita maknai dalam peristiwa Isra Mi’raj adalah

  1. Perjalanan dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Palestina
  2. Berkaitan dengan Sejarah Rasulullah , yakni dalam per-3 tahun perjalanan Rasulullah yaitu:

2.1 3 tahun Pertama berkaitan dengan Dakwah Rasulullah sembunyi-sembunyi, terbentuklah kader-kader inti (60 orang sahabat),

2.2 3 tahun Kedua, dengan berdakwah secara terang-terangan, serta mengumpulkan kaum Qurais, termasuk munculnya yang menentang yakti Abu Lahab maka turunlah surat Al Lahab,

2.3 3 tahun ke Tiga, diantaranya :

    1. di boikot selama 3 tahun, tidak boleh berinteraksi, tidak boleh membeli makan dan minum, kemudian istri Rasulullah (Siti Khadijah) meninggal, begitu pun dengan pamannya (Abu Tolib) meninggal,
    2. kemudian pergi ke Thaif untuk mencari tempat terbaik, sepanjang perjalanan berdakwah, bertahan 1 pekan,
    3. kemudian diusir oleh warga Thaif menuju kebun anggur sejauh 5 km dengan cara dilempari batu
    4. Rasulullah SAW. pulang kembali ke Mekah dan diberhentikan oleh Malaikat Jibril dan Malaikat Penjaga Gunung, kemudian berkata kami dapat menimpakan gunung untuk menghancurkan mereka, namun Rasulullah SAW berkata semoga ada keturunan yang bertauhid, Rasulullah SAW memilih sabar, Sabar karena Allah SWT,  memahami karena adanya kehidupan akhirat di depannya. Terdapat di dalam Al-Qur’an tema yang di ulang-ulang yaitu tentang Iman kepada Allah, Iman kepada Hari Akhir, Surga dan Neraka

3. Dan yang terakhir adalah oleh-oleh Isra Mi’raj yaitu Perintah untuk melaksanakan Shalat

Adapun hal yang paling utama yang kita dapatkan dalam peringatan Isra Mi’raj

Wastainu bishobri washolah, jadikan sabar dan shalat sebagai penolong, yang menjadikan kita sukses.

Harus dihindari saya tersakiti, butuh healing dan lain-lain, jadilah hamba yang betul-betul hamba yang beriman dengan benar dan beribadah dengan benar, maka Allah SWT akan mengutus Malaikat menjadi pelindung hambaNya untuk jangan takut dan jangan sedih (Wala takhafu wala tahzan).

Bukan masalah salah shalatnya, tapi bagaimana shalatnya di ilmui dan dimaknai

Bukankah antum sudah shalat dan mengucapkan Allahuakbar?, itu seharusnya menyelesaikan permasalahan.

Permasalahan apapun adukan kepada Allah, berkata Yaa Allah tidak ada masalah yang engkau turunkan melainkan engkau pula yang memberikan solusinya

Umar bin Khatab berkata kepada Abi Waqqash (memberikan penguatan), demi Allah kalian pasti mampu mengalahkan mereka, kalian bukan di menangkan atas kekuatan (senjata, uang, banyak tentara) kalian tetapi kalian dimenangkan atas keutamaan yakni Iman kepada Allah (keyakinan kepada Allah)

Hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir

Cukuplah bagi kami Allah, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami.

Shalat menjadikan istirahatnya jiwa

Curhat kepada Allah, tidak curhat kepada media sosial atau kepada makhluk

Lihat pertolongan-pertolongan Allah SWT

Perang Badar

Pasukan Rasulullah yang berjumlah 313 orang, serta jumlah musuh 1.000 orang dengan persenjataan lengkap, kemudian Allah tolong dengan para malaikat berjumlah 5.000 malaikat

Ketika Nabi Musa A.S. di kejar oleh Firaun

Masalahnya dikerjar oleh Firaun, sampai di tepi laut merah

Perintah Allah kepada Nabi Musa A.S. : wahai Musa pukulkan tongkatmu ke laut merah, pukulan pertama tidak berhasil, pukulan kedua dilakukan dan kemudian datang Malaikat Jibril dan berkata sebelum memukulkan tongkat maka berdoalah terlebih dahulu, kemudian Musa pun memukulkannya ke laut dan terbelahlah laut merah tersebut.

Posisi yang dekat seorang hamba dengan Allah yaitu pada Sujud, yaitu dengan mengucapkan Subhanallah Maha Suci Allah

Ketika putrinya Fatimah bertanya ke Rasul terkait karena lelahnya bekerja, Rasulullah pun menjawab jangan lepaskan Tasbih Tahmid Takbir 33x setelah shalat

Sehabis sujud, InsyaaAllah hati menjadi Lapang

Hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nasir

Cukuplah bagi kami Allah, sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong kami.

Sumber: Didik Darmansyah, S.Pd.    Tanggal: 20 -02 -2024   Hits: 286
Tags: Ustad agus al muhajir, isra mi'raj nabi muhammad, didik darmansyah, Berakhlak Mulia, Unggul dan Berprestasi, smppgii1, beranda, muhasabah