Bandung, 4 September 2025SMP PGII 1 Bandung sukses menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Mendalam dengan tema Penerapan Inquiry Collaborative dalam Pembelajaran Mendalam sebagai bagian dari pengimbasan hasil Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat.

Acara yang dilaksanakan di Aula GSG dan Ruang Kelas IX A ini diikuti oleh seluruh guru SMP PGII 1 Bandung. Kegiatan dibuka dengan tilawah Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne PGII, serta sambutan Kepala SMP PGII 1 Bandung, Bapak Irwan Andriawan, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya membangun budaya pembelajaran yang berkelanjutan melalui kolaborasi guru. “Dengan Inquiry Collaborative, guru tidak lagi bekerja sendiri, tetapi bersama-sama merancang strategi, merefleksikan praktik, serta mengembangkan pembelajaran berbasis data demi meningkatkan kualitas belajar siswa,” ujarnya.

Materi dan Diskusi
Materi pertama dibawakan oleh Ibu Yuyun Juariah, M.Pd. (Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Bandung) dengan topik “Pembelajaran Mendalam (Inquiry Collaborative)”. Beliau menekankan bahwa pendekatan ini memberi ruang bagi guru untuk mengidentifikasi tantangan nyata di kelas, merancang pembelajaran yang relevan, serta melakukan refleksi berkelanjutan.

Profil Narasumber – Yuyun Juariah, M.Pd.
Ibu Yuyun Juariah lahir di Bandung pada 3 Oktober 1969. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman panjang sebagai pendidik serta pengawas, beliau aktif mendampingi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis refleksi, kolaborasi, dan data. Diantaranya:

  • Juara 1 pengawas sekolah berprestasi tingkat kota Bandung (2018)
  • Pengurus Yayasan Pelita Insani divisi Lembaga Pendidikan (2023 sd sekarang)
  • Konsultan Pendidikan untuk Yayasan al Mansyuriah (Tasikmalaya)
  • Konsultan Pendidikan untuk Yayasan Pelita Insani
  • Trainer Pembelajaran Kemendikbud (2025)

Materi kedua disampaikan oleh Kepala Sekolah dan Tim Pelatihan PM SMP PGII 1 Bandung, dengan tema “Penguatan Penerapan Inquiry Collaborative dalam Pembelajaran Mendalam”. Mereka melaksanakan pemgimbasan kepada para guru yang ada di satuan pendidikan terkait pembelajaran mendalam. Para guru sebagai peserta diajak untuk mempraktikkan desain pembelajaran kolaboratif, pemanfaatan teknologi digital, serta membangun kemitraan pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan murid.

Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab berlangsung hangat, mencerminkan antusiasme guru dalam memperdalam pemahaman serta kesiapannya untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran mendalam di kelas.

Hasil yang Diharapkan
Melalui workshop ini, diharapkan:

  • Guru semakin inovatif dan profesional dalam mengajar.
  • Murid memperoleh pengalaman belajar yang lebih relevan, mendalam, dan bermakna.
  • Terbentuk siklus reflektif berbasis data di lingkungan sekolah.

Kegiatan diakhiri dengan refleksi bersama dan penyusunan langkah konkret untuk penerapan pembelajaran mendalam di SMP PGII 1 Bandung.