Bandung — Suasana penuh kehangatan dan semangat baru mewarnai hari pertama masuk sekolah setelah libur Idul Fitri di SMP PGII 1 Bandung pada Senin, 30 Maret 2025. Seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan mengikuti rangkaian kegiatan Apel Pagi Bersama dan Silaturahmi Idul Fitri yang diselenggarakan sebagai momentum untuk memulai kembali kegiatan belajar mengajar dengan semangat kebersamaan dan penguatan karakter.

Sejak pukul 06.00 WIB, para siswa telah hadir di lingkungan sekolah untuk mengikuti pembiasaan pagi sebelum diarahkan menuju lapangan apel dengan MC & Pengondisian : Wakasek Kesiswaan oleh Bapak Fikri Lukmanul Hakim, M.Pd). Kegiatan apel yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB berjalan dengan khidmat dan tertib. Rangkaian apel diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan tilawah dan saritilawah Al-Qur’an oleh Wakasek Bidang Kurikulum Bapak Didik Darmansyah, S.Pd., menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan dirigen Ketua OSIS Periode 2024/2025 serta amanat dari pembina apel yang disampaikan oleh Kepala SMP PGII 1 Bandung, Bapak Irwan Andriawan, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam amanatnya, pembina apel mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momen setelah Ramadan sebagai awal yang baik untuk memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat karakter positif dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Kegiatan apel kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne PGII dan Bintang PGII, pembacaan doa, serta penutupan oleh Wakasek Sumber Daya dan Sarana Bapak Yovan Fuji Wangga, S.Pd.

Usai apel, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan kewalikelasan yang diisi dengan refleksi ibadah selama bulan Ramadan serta penyusunan target kebaikan yang akan dilanjutkan setelah Ramadan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk berbagi pengalaman spiritual dan memperkuat komitmen dalam menjalankan kebiasaan baik yang telah dilatih selama bulan suci.

Selanjutnya, seluruh warga sekolah mengikuti agenda silaturahmi Idul Fitri yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tradisi mushofahah antara siswa, guru, dan staf sekolah menjadi simbol saling memaafkan serta mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah.

Kegiatan hari pertama ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan karakter murid sekaligus dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Para siswa diingatkan untuk menjaga kedisiplinan, hadir tepat waktu dengan seragam rapi, serta membiasakan pola hidup sehat, termasuk dengan membawa bekal makanan dari rumah.

Melalui kegiatan ini, SMP PGII 1 Bandung berharap seluruh warga sekolah dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, mempererat kebersamaan, serta terus menumbuhkan karakter positif sesuai dengan motto sekolah: “Berakhlak Mulia, Unggul, Berprestasi.”

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SMP PGII 1 Bandung (@smppgii1bandung)