
SMP PGII 1 Bandung kembali sukses memperingati Bulan Bahasa 2025 dengan menyelenggarakan FEBASTRA (Festival Bahasa dan Sastra) dengan mengusung tema “Bahasaku, Gayaku dan Jati Diriku”, sebuah rangkaian kegiatan budaya dan literasi yang digelar pada 27–29 Oktober 2025. Tahun ini, kegiatan dipimpin oleh Ibu Nenden Nurhayati, S.Pd. selaku Ketua Pelaksana, yang bersama tim panitia berhasil menghadirkan program yang inovatif, inspiratif, dan dekat dengan dunia siswa.
Selama tiga hari pelaksanaan, suasana sekolah tampak sangat meriah dan ramai. Para siswa memenuhi lapangan basket, ruang kelas, masjid, hingga hall sekolah untuk mengikuti setiap kegiatan dengan antusias. Kemeriahan juga semakin lengkap dengan kehadiran Bapak Pembina dan para Pengurus Yayasan Pendidikan PGII Bandung yang turut menyaksikan dan mendukung jalannya acara.
Hari Pertama: Pembukaan Meriah dan Workshop Literasi Digital
Rangkaian acara dibuka dengan penuh semangat melalui Pembukaan Bulan Bahasa 2025 yang dipandu oleh Bu Lia. Acara pembuka diisi laporan kegiatan oleh panitia serta sambutan Kepala Sekolah yang disambut hangat oleh seluruh siswa.
Agenda dilanjutkan dengan Workshop Bijak Bersosial Media, sebuah sesi yang bertujuan meningkatkan literasi digital dan membangun karakter positif dalam penggunaan media daring. Sorak dan tepuk tangan siswa mengiringi sesi Final Lomba Maca Sajak, News Reading, serta Lagu Bahasa Arab/Sholawat, yang menjadi ajang unjuk bakat dan ekspresi bahasa.
Hari pertama ditutup dengan kegiatan kreatif Tiktok Challenge, di mana siswa menuliskan quote dalam empat bahasa dan mengunggahnya melalui platform yang disiapkan panitia.
Hari Kedua: Semangat Sumpah Pemuda & Keseruan Kaulinan Murangkalih
Momentum 28 Oktober dibuka dengan Deklarasi Sumpah Pemuda, yang dilakukan secara serempak oleh seluruh peserta. Suasana terasa khidmat sekaligus penuh semangat persatuan.
Setelah itu, berbagai titik di lingkungan sekolah dipenuhi aktivitas seru, mulai dari Kaulinan Murangkalih, Seminar Dongeng, hingga Pameran Kadaharan Sunda. Para siswa terlihat aktif mencoba permainan tradisional, mendengarkan dongeng inspiratif, hingga mencicipi hidangan khas Sunda yang disuguhkan dengan menarik.
Hari Ketiga: Penampilan X-Day yang Menghibur
Hari penutup diisi dengan X-Day, menghadirkan penampilan inspiratif dari Mamih Isti. Lapangan basket kembali dipadati siswa yang mengikuti acara dengan penuh antusias. Momen ini menjadi penutup manis rangkaian Bulan Bahasa 2025 yang sarat nilai budaya dan kreativitas.
Meriah, Ramai, dan Berkesan
Bulan Bahasa 2025 SMP PGII 1 Bandung tidak hanya menjadi ajang apresiasi bahasa dan budaya, tetapi juga tempat siswa mengekspresikan diri, memperkuat kolaborasi, dan belajar melalui pengalaman langsung. Semoga semangat Bulan Bahasa terus tumbuh dan menginspirasi seluruh warga sekolah untuk mencintai bahasa, melestarikan budaya, dan bijak dalam era digital.
View this post on Instagram
View this post on Instagram
View this post on Instagram
View this post on Instagram
View this post on Instagram





